Tags

, , , ,

FPI selama ini selalu diberitakan sebagai Ormas yang KERAS oleh semua media televisi, sekarang mari kita lihat wajah FPI jauh lebih dekat, WAJAH FPI YANG SEBENARNYA. Benarkah apa yang selalu ini diopinikan dan disebarkan oleh para media massa kita baik televisi, internet, maupun koran dan majalah??? Mari kita lihat

 

 

السلام عليكم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله

الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

 

 

Dakwah FPI terbagi dalam 2 golongan:

1. Daerah Amar Ma’ruf

2. Daerah Nahi Munkar

 

Daerah Amar Ma’ruf / Daerah tanpa maksiat disekitarnya: FPI menurunkan ustadz untuk membimbing umat seperti biasanya

 

Daerah Nahi Munkar / Daerah yg terdapat maksiat disekitarnya: FPI membagi lagi jadi 2 golongan, yaitu:

 

a. Rakyat sekitar yg mayoritas setuju maksiat

b. Rakyat sekitar yg mayoritas tidak setuju maksiat

 

Untuk daerah kategori a, FPI mengirim ustadz untuk membimbing secara perlahan, sambil mencari alternatif matapencaharian lainnya

Untuk daerah kategori b, FPI mengajari bagaimana MASYARAKAT menulis surat kepada lurah, camat, bupati, DPRD, POLRES hingga gubernur / pangdam setempat secara bertahap. Dalam artian, jika bupati tidak dan Polres tidak bertindak, maka MASYARAKAT melapor akan diteruskan ke tingkat yg lebih tinggi.

 

PROSEDUR MASYARAKAT DAN FPI INI SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MASUK TV !!!

 

Jika ke semuanya tidak juga ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT dan FPI akan berdemo secara baik-baik di DPRD, kantor BUPATI dsb, dan ini pun masyarakat masih melapor pada polisi dan pihak berwenang bahwa demo damai akan diadakan oleh MASYARAKAT dan FPI.

 

DAN TV PUN MASIH ENGGAN MELIPUT BERITA INI

Jika demo baik-baik tidak diindahkan, maka MASYARAKAT dan FPI berdemo dengan tegas ke DPRD, kantor bupati dsb,  ini juga masyarakat masih melapor pada polisi dan pihak berwenang bahwa demo TEGAS akan diadakan oleh MASYARAKAT dan FPI.

 

SAMPAI DISINI PUN MASIH BELUM DISIARKAN TELEVISI & MEDIA MASSA KUFAR

Jika tetap tidak ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT, sekali lagi, MASYARAKAT dibantu FPI menutup paksa dan membubarkan tempat-tempat maksiat yang tidak diingini masyarakat sekitarnya… Ingat, tempat maksiat yang tidak disukai oleh masyarakat sekitarnya !!! Dan status FPI adalah sebagai YANG DIMINTAI TOLONG OLEH MASYARAKAT SEKITAR. DAN… MASYARAKAT TETAP MEMBERITAHU SEBELUMNYA MELALUI SURAT RESMI KEPADA POLISI DAN PIHAK YANG BERWENANG BAHWA TANGGAL SEKIAN, MASYARAKAT DIBANTU FPI AKAN MENUTUP PAKSA TEMPAT MAKSIAT, DISKOTIK, DST, DSB

 

DISINILAH BARU MEDIA MASSA KAFIR BERLOMBA-LOMBA MENJADIKAN BREAKING NEWS, HEADLINE REPORT, LIVE, ON AIR, BAHKAN DIBAHAS SECARA KHUSUS DAN DISKUSI SERTA MENAYANGKAN PENDAPAT-PENDAPAT KAUM KUFAR DAN MUNAFIK !!!

Dan jelas prosedur seperti ini pernah 1 kali ditayangkan di sebuah stasiun Televisi swasta saat mereka mengundang langsung Ketua FPI Pusat, Ustadz Habib Rizieq. Namun tetap saja semua informasi tidak diulang-ulang, tidak disebarluaskan secara gegap gempita layaknya demo yang dilakukan oleh masyarakat yang dibantu oleh FPI.

 

Dan lagi, bisa-bisanya presiden berkata agar FPI Introspeksi setelah ditolak di KALTENG. Apakah yang mulia bapak presiden mengetahui urutan-urutan prosedur yang dilakukan oleh rakyat setempat dibantu FPI diatas? Apakah yang mulia bapak presiden mengetahui kelakuan anak buahnya yang dilapori berkali-kali dan dalam kurun waktu yang lama namun tetap saja tidak ada tidak lanjut sama sekali??? Dan apakah yang mulia bapak presiden tahu jika justru kepala suku Dayak lah yang menginginkan FPI hadir di Kalteng dalam sengketa tanah adatnya melawan gubernur KALTENG?

 

Habib Rizieq menjelaskan bahwa anggota DPRD Seruyan Kalimantan Tengah Budiandri sedang melakukan pembelaan terhadap masyarakat Dayak Seruyan yang tanahnya dirampas pengusaha di Kalimantan.

 

“Setelah beliau berjuang selama bertahun-tahun, justru beliau yang dikejar-kejar, mau dikerjai gubernur Kalteng dan Kapolda Kalteng. Maka dari itu mereka meminta perlindungan pada FPI dan FPI sekarang sedang melakukan advokasi dan litigasi,” ungkap Habib Rizieq di Mabes Polri.

 

Dikatakan Habib Rizieq, Gubernur Kalteng Teras Narang lah yang membuat gerakan untuk menolak kedatangan FPI. Menurutnya gubernur takut bila FPI membongkar kebobrokan kepemimpinannya.

 

“Jadi sekali lagi, ini kasusnya bukan sentimentil agama. Ini bukan persoalan SARA. Ini permasalahan pejabat korup, penjahat besar sengketa agraria yang ingin mengadu domba anak bangsa untuk melindungi kepentingan politiknya,” ungkapnya.

 

Sementara Budiandri yang ikut dengan FPI ke Mabes Polri membenarkan apa yang diungkapkan Habib Rizieq. Menurutnya tidak benar masyarakat Dayak menolak kedatangan FPI di Kalteng.

 

“Kami tetap akan membuat FPI di Kalteng terutama di Seruyan. Masyarakat di sana mendukung keberadaan FPI. Kami meminta kepada Habieb Rizieq untuk membentuk FPI di sana,” ungkapnya.

 

Yang lebih parah lagi, Menteri Agama pun ikut-ikutan mengomentari agar FPI merubah metode dakwah agar tidak menggunakan kekerasan, begitu katanya menteri agama pemerintah Thogut. Apakah yang mulia bapak Menteri Agama tidak tahu urutan prosedur yang telah dilakukan diatas? Bagaimana mungkin seorang menteri hanya mengekor opini rakyat umum yang sengaja dibentuk oleh media massa kufar dan munafik serta tidak adil dalam pemberitaan?

 

Lalu duhai yang mulia bapak menteri agama, metode apa lagi jika secara baik-baik saja tidak bisa? Melalui jalur hukum yang benar pun tetap saja tidak membuahkan hasil sama sekali? Apakah umat harus diam saja melihat kemunkaran meraja lela disekitar tempat tinggalnya? SEKALI LAGI HARAP DIINGAT YANG MULIA BAPAK PRESIDEN DAN MENTERI THOGUT, BAHWA YANG TIDAK MENYETUJUI IALAH MASYARAKAT SETEMPAT !!! TIDAK HANYA FPI SAJA, FPI HANYA MEMBANTU DAN MEMBERITAHU.

 

Tidak seperti halnya Gubernur DKI Jakarta, Bp. Fauzi Bowo, yang menolak jika FPI dibubarkan, karena ormas Islam manapun tidak pernah mengajarkan anarkis. Jika ada maka itu hanyalah beberapa oknum kecil saja. Maka Gubernur DKI Jakarta memerintahkan menindak secara hukum siapapun oknum dari ormas manapun yang bertindak berlebihan. Termasuk premanisme yang banyak sering memalak dan meresahkan masyarakat. Ini pemimpin yang masih mempunyai akal dan hati nurani, tidak mencerna mentah-mentah berita yang dipelintir oleh media massa yang selalu memojokkan Islam pada umumnya.

MASIHKAH ANDA BERFIKIR FPI ITU BRUTAL / DSB ???

 

Agar saudara tahu, dalam banyak hadits:

Seorang sahabat bertanya pada Rasulullah Muhammad ﷺ:

Apakah kita akan diazab sedang diantara kita masih banyak orang saleh?

 

Rasulullah Muhammad ﷺ menjawab: Ya! Jika banyak kefasikan dan kemunkaran serta TIDAK ADA SATU ORANG PUN YANG MELARANGNYA. HR. Muslim

 

 

 

BUKANKAH HAL-HAL SEPERTI DIATAS IALAH TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB APARAT SAAT SUDAH MENERIMA LAPORAN DARI MASYARAKAT SETEMPAT???? MENGAPA PARA POLISI DAN PARA APARAT TIDAK BERTINDAK SAMA SEKALI???? APAKAH MEREKA SETUJU???? ATAU MENERIMA UPETI????

 

LALU BAGAIMANA JIKA MEREKA TIDAK BERTINDAK???? APAKAH KITA HARUS DIAM SAJA????

SEKARANG,,, ADILKAH MEDIA MASSA KITA?

 

Tatkala FPI turun di aceh, 1300 laskar kami turunkan, kerja pagi siang sore malam untuk mengevakuasi mayat-mayat saudara kami. Seratus ribu lebih mayat, 70.000 mayat kami evakuasi, kami kafani. kami shalatkan dan kami kuburkan. KH Ahmad Shobri Lubis selaku sekjen ikut turun, Habib Abdurrahman dari Pasuruan ikut turun membawa 40 santrinya dan saya selaku ketua umum ikut turun, 2 bulan lebih saya dan kawan-kawan tinggal di kemah ditengah pemakaman pekuburan saudara.

 

APA YG BEGINI MASUK TV / KORAN ?

 

Begitu terjadi gempa saudara di jawa barat yang merusak puluhan ribu rumah laskar kami di Jawa Barat kami turunkan ribuan laskar untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Perbaikan-perbaikan rumah ibadah, madrasah dan pondok pesantren.

 

APA SEPERTI INI SBY TAHU?

Sumatera barat gempa, dahsyat. Sekolah-sekolah roboh, sementara anak-anak didik tidak mau ujian. Kami turunkan laskar-laskar, bangun sekolah-sekolah darurat, agar para siswa dan siswi bisa belajar sehingga mereka bisa mengikuti ujian dan akhirnya mereka lulus.

 

APA SEPERTI INI MASUK HEADLINE ?

 

Gempa di jogjakarta tahun 2006 ditambah dengan letusan merapi. Kita turunkan ratusan laskar kita, kita buat posko dimana mana, pengobatan gratis, dokter gratis, makan gratis.

 

APA SEPERTI INI FPI DISEBUT-SEBUT ?

Begitu FPI atau laskarnya turun di Monas ngemplangin liberal, ahmadiyah, masuk televisi , diputar tiap hari saudara…….

 

Apa salah menutup tempat maksiat?

Apa salah membubarkan aliran sesat?

Apa salah memprotes pencabutan UU Miras?

Apa salah mendukung RUU-APP?

 

Demikianlah cuplikan Tausiyah Habib Rizieq Shihab pada deklarasi FPI Sul-sel di Mesjid Al markaz al Islami Makassar pada 18 februari 2011 silam. Mungkin ada yang pro dan kontra dengan sikap FPI selama ini, pun demikian, semua pihak harus mendapatkan keadilan tanpa pandang bulu.

 

Ada apa dengan media kita hingga tidak bersikap adil terhadap FPI ???????

 

Smoga Allah senantiasa menjaganya dn melahirkan generasi2 yg mewarisi keberaniannya..ya rabb farrajak lahum!!

 

Dari: Ust Abu Ibrahiem