Tags

, , , , ,

Siapa yang tidak mengenal mie instant? Hampir setiap orang pernah mengkonsumsinya baik itu oleh anak-anak, orang dewasa, sampai orang tua. Mie instant banyak tersedia dan diproduksi oleh berbagai produsen di Indonesia. Dan gampang dijumpai dan dijual di warung-warung kecil sampai supermarket, dari desa sampai  kota.

Lalu kenapa mie instant itu banyak digemari dan dikonsumsi? Menurut saya ada beberapa hal yang menyebabkan hal demikian :
  1. Harganya yang murah menyebabkan banyak yang mengkonsumsi mie instant. Terutama dari kalangan rakyat kecil, pelajar, anak kost dsbnya dengan alasan untuk menekan biaya hidup.
  2. Karena alasan kesibukan, banyak orang yang mengkonsumsi  mie instant. Mereka tidak punya waktu untuk memasak baik itu untuk keluarga maupun dirinya sendiri. Tidak lebih dari 5 menit mie instant yang dimasak pun jadi dan siap dikonsumsi.
  3. Rasanya yang cukup enak, karena biasanya bumbu mie instant mengandung banyak penyedap rasa atau MSG. Hal ini dapat menyebabkan ketagihan bagi anak-anak.

Setelah membaca dari berbagai sumber, berikut bahaya mengkonsumsi mie instant :
  • Bumbu penyedap yang terdapat dalam kemasan mie instant banyak mengandung MSG dan bila dikonsumsi secara berlebihan dapat memberi efek buruk pada kesehatan seperti rasa mual, sakit perut, panas dalam dan sakit tenggorokan.
  • Mie instant yang mengandung bahan pengawet seperti wax/lilin dan paraben mempunyai efek yang fatal bagi tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan, dan mengendap dalam perut sehingga dapat menyebabkan kanker dalam waktu jangka panjang. Salah satu contohnya adalah yang pernah dikisahkan dalam tabloid Nova pada bulan Agustus 2009 dimana seorang bocah umur 6 tahun ususnya membusuk dan perlu dipotong karena setiap hari makan mie instant.
Untuk itu ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengurangi bahaya mie instant, yaitu:
  • Masaklah mie instant dengan air yang banyak, kemudian air rebusannya di buang agar zat pengawetnya juga terbuang. Lalu gunakan air yang baru untuk kuahnya.
  • Gunakan cukup setengah dari bumbu penyedapnya, atau jangan digunakan sama sekali dan cukup diganti dengan garam saja untuk mengurangi kandungan MSGnya.
  • Usahakan jangan mengkonsumsi mie instan tiap hari. Karena tubuh kita perlu waktu untuk menguraikan zat yang berbahaya. Dan minumlah air yang banyak.
  • Mie mempunya nilai gizi yang rendah, untuk itu tambahkan sayuran, daging atau ikan bila memasak mie instan (seperti contoh gambar diatas).
  • Jangan lagi mengkonsumsi mie instant, lebih baik memasak makanan sendiri walaupun lebih menyita waktu.
Demikianlah dampak negatif mengkonsumsi mie instant dan cara mengurangi bahayanya, mulailah melakukan pola hidup yang sehat. Perbanyak makan buah dan sayuran, hindari makanan yang instant. Dan luangkan waktu untuk memasak sendiri dirumah.
Semoga tulisan ini bermanfaat…
Sumber: klik disini