Tags

, , , , , ,

Mitos “bau tangan” bila bayi banyak digendong  berkembang dalam masyarakat sejak dulu. Dilihat dari sudut perkembangan bayi sebetulnya ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui orang tua, agar mereka tidak cemas dengan kemungkinan bayi atau anak kelak akan tergantung dan tidak mandiri.  Perilaku para bayi yang menyusu ibunya sejak kelahiran, terlihat terus ingin selalu dipeluk, dan disusui ibunya. Kelekatan yang diperlihatkan ini sesungguhnya penting dalam pembentukan kepribadian di masa yang akan datang.Beberapa macam kelekatan yang sebaiknya diketahui orang tua adalah :

Kelekatan dari bayi ke orangtua (infant-to-parent attachment)

Pada usia sekita 2 bulan tanda telah terjalin kelekatan bayi tampak dengan adanya perilaku bayi seperti cooing  (menggumam), tersenyum, menangis, memulai kontak mata serta mempertahankan kontak mata antara ibu dan bayi. Orangtua harus memperhatikan dan merespon terhadap perilaku dan tanda-tanda yang dibuat oleh bayi tersebut. Saat lahir, memberi kesempatan untuk melakukan inisiasi dini  dengan melakukan skin to skin contact memungkin pada bayi untuk menyusu pada ibunya merupakan hal yang sangat baik dalam membentuk kelekatan. Rawat gabung (rooming in) selama dalam perawatan di rumah sakit juga dapat mengoptimalkan ikatan tersebut.

Pola umum kelekatan bayi ke ibunya terdapat 3 tipe yaitu avoidance infants  bila bayi menghindari kedekatan dan interaksi dengan ibu, ambivalent infants bila bayi kadang-kadang menolak ) dan  yang terbaik adalah securely attached infant bila bayi mencari kelekatan dan kontak dengan ibu, serta melakukan eksplorasi terhadap lingkungannya.

Orangtua yang sensitif dan responsif terhadap kebutuhan bayinya pada awal  kehidupan, sangat membantu dalam membina kelekatan yang aman (secure attachment). Kelekatan yang aman pada umur 12-18 bulan pertama ada kaitannya dengan kemampuan pemecahan masalah adaptif pada umur 2 tahun, kompetensi sosial pada umur 3 tahun dan perkembangan basic trust. Jadi mitos  bau tangan yang berkembang dalam masyarakat sebaiknya mulai dijelaskan kegunaannya untuk kehidupan bayi di kemudian hari.

Kelekatan orangtua ke bayi (parent-to-infant attachment)

Orangtua mulai membina kelekatan dengan bayinya sejak janin masih di dalam kandungan dan diteruskan sampai lahir. Pola asuh, situasi dan faktor bayi erat hubungannya dengan kelekatan orangtua dan bayi. Kontak awal dianjurkan pada jam-jam pertama setelah lahir, karena merupakan masa sensitif untuk perkembangan kelekatan. Inisiasi dini dan rawat gabung dapat meningkatkan kelekatan ibu-bayi. Sedangkan yang menghambat adalah bila kondisi bayi tidak sesuai dengan harapan ibu, temperamen bayi yang sulit, kurang dukungan dari ayah/ orang terdekat atau petugas kesehatan.

::Sumber: klinikdrtiwi.com